Bukan masjidnya yang jauh, tapi jiwanya yang rapuh. Bukan adzannya yang tidak terdengar, tapi batinnya yang hambar. Masjid tempatmu mengaduh. Bukan sosmed tempatmu mengeluh. Cita-citanya banyakin shalat di Masjidil-Haram dan Masjidin-Nabawi. Masjid sebelah rumah kok dicuekin lima waktu? Belanja bisa di online tapi masih senang wara-wiri ke mall. Giliran shalat malas lima waktu di masjid. Nanti mati mau dishalatin di masjid apa diputer-puterin di mall? Padahal shalat berjama’ah lima waktu hanya ‘menyita’ 25 menit dari 24 jam. Tersisa 23 jam 35 menit buat aktivitas apa saja selain shalat berjama’ah. Ke masjid nunggu dijemput malaikat atau dijemput bencana alam? Yuk ke masjid lima waktu! Bersama www.masjidinfluencer.or.id.
Kata Nabi, Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah daripada seluruh muka bumi, dan pasar adalah tempat yang paling dibenci Allah daripada seluruh muka bumi. Lho kan di pasar bisa berjual beli yang halal-barakah, bisa berbagi, bisa bersilaturrahim, dll. Allah benci karena umumnya pasar jadi sarang toxic people. Masjid disukai Allah karena jadi tempat segala macam kebaikan. Tidak hanya masjid. Pasar bisa disukai Allah kalau bisa jadi sebaik masjid. Masjid dibenci Allah kalau disalahgunakan untuk maksiat. Contohnya masjid dhirar. Takmir bisa saja jadi syaithan berjubah malaikat, sebagaimana tokoh agama apapun. Pengunjung masjid yang berbuat dosa di masjid juga dibenci Allah, bukan masjidnya. Masjid dijauhi masyarakat karena takmirnya toxic ya dosa. Cus follow program-program www.masjidinfluencer.or.id dengan share, repost, forward, lebih-lebih ikut support pikiran, kekuatan dan cuan.
“Ya Allah, tolong hamba, ga kuat lagi, katanya Engkau Maha Kuasa.” Eh, giliran dipanggil Allah buat meet up di masjid malah lari. Masjid itu Rumah Allah, kita diundang Allah lima kali sehari kok malah pergi. Katanya butuh pertolongan-Nya? Di Indonesia ada lebih dari 800.000 masjid-mushalla yang berhasil didata. Jumlah sebenarnya jauh lebih banyak. Di radius 3 Km Gedung www.masjidinfluencer.or.id saja tercatat lebih dari 30 masjid-mushalla, besar dan kecil. Tapi selalu minus jama’ahnya. Bukan tidak ada tempat cukur, kitalah yang tidak mau ke tempat cukur, makanya kelihatan gembel. Bukan tidak ada masjid untuk tempat mengeluh, kitalah yang tidak mau ke masjid, makanya carut-marut hidup kita. Gaskeun ikut partisipasi program-program www.masjidinfluencer.or.id buat bangun masjid yang jadi kawah candradimuka ribuan influencer kebaikan.


Komentar
Posting Komentar