Baru disebut masjid kalau bangunannya megah-mewah-elit? Baru sah disebut memenuhi panggilan adzan hanya kalau shalat bareng imam tetap? Yuk kita brainstorming. Masjid yang mesti dikunjungi 5 kali sehari juga tidak harus bangunan kearab-araban megah berfasilitas lengkap. Dua orang yang shalat bersama sudah terhitung jama’ah. Shalat yang dikerjakan secara jama’ (gabung 2 shalat) di masjid juga terhitung dilaksanakan dua kali di masjid. Shalat wajib berjamaah di masjid tidak harus pada awal waktu bersama imam rawatib (tetap). Tempat shalat yang hanya berupa bambu berjajar di atas tanah tanpa atap atau sekadar karpet/terpal tanpa dinding bahkan atap juga berstatus masjid asalkan disepakati pemilik sebagai masjid milik Allah sehingga sah shalat tahiyyatul-masjid dan i’tikaf di situ. Terlalu luas bumi ini kalau definisi memakmurkan masjid hanya untuk shalat jama’ah yang di masjid besar, proper, rame. Masih banyak pelosok bumi yang perlu didirikan masjid di situ, biarpun darurat, sementara, dadakan. Segera partisipasi di www.masjidinfluencer.or.id buat bangun masjid yang mengkader para influencer kebaikan. Kami kirimkan Buku Saku Asmaul Husna 5 Bahasa sebagai wujud apresiasi kami. Rasulullah memilih Masjid An-Nabawiyy sederhana saja, dinding batu tanah liat, atap pelepah kurma, tiang pohon kurma, tidak ada kaligrafi maupun ornamen, tidak ada kipas angin apalagi mesin AC, tidak ada lantai keramik apalagi marmer, kalau hujan tanah di dalam masjid becek. Rasulullah memilih pengalokasian infaq untuk kebutuhan dakwah lokal, syi’ar Internasional, pendidikan, pengobatan, pengentasan kemiskinan, upah pasukan jihad, dan segala problematika umat. Masjid An-Nabawiyy pada zaman Nabi selalu penuh sesak dengan kebaikan 24 jam. Tidak hanya shalat lima waktu, tapi juga Dhuha, Qiyamul-Lail, Kajian, Dzikir, Tilawah, Perform Seni Bela Diri, Pengobatan, Nongkrong Santai, Dialog Lintas Agama, Pengumpulan-Penyaluran Dana Sosial, Pengambilan Keputusan Kenegaraan, Penginapan Santri, dan lain-lain. Umat Islam di Indonesia populasinya 251.260.000 orang. Masjid-Mushalla di Indonesia lebih dari 800.000 bangunan. Hitungan kasar, andai semua muslim shalat di masjid lima waktu, maka setiap masjid dijejali 314.075 orang, lima waktu. Gas gabung program-program www.masjidinfluencer.or.id yang jadi titik balik muslim-muslimah berebut memakmurkan masjid-mushalla 24 jam.



Komentar
Posting Komentar