Benar bahwa Nabi ketika hijrah yang pertama kali dibangun adalah masjid, bukan rumah pribadi dan keluarga. Masjid Nabawi didirikan secara gotong royong tanpa pamrih di atas tanah yang dibeli Nabi milik dua anak yatim yang ada kuburan beberapa orang musyrik kemudian dipindah. Sebelum tiba di Madinah, Nabi menginisiasikan pendirian Masjid Quba. Inilah masjid yang pertama kali berdiri sejak bi’tsah (pengutusan Nabi Muhammad sebagai Rasul). Setelah meresmikan Masjid Quba, Nabi singgah di lembah Wadi Ranuna perkampungan Bani Salim bin ‘Auf, di situlah Nabi pertama kali menggelar shalat Jum’at. Saat baru tiba di Madinah, pertama yang dicari Rasul ialah tanah untuk calon Masjid Nabawi. Ingat, Masjid Nabawi tetap sederhana sebagaimana pertama kali berdiri, karena Nabi fokus kebutuhan umat. Mari bersama www.masjidinfluencer.or.id kita bangun masjid-masjid kecil sebanyak-banyaknya.
Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri Depok itu masjid apa istana elit global sih kok sering ditutup bahkan dilarang berolahraga di halamannya? Yuk kita kulitin. Masjid walaupun hakekatnya Rumah Allah tapi tetaplah ada di dunia ini dan dikelola oleh manusia yang beraneka ragam karakternya. Banyak masjid megah-mewah tapi tidak terbuka untuk publik 24 jam. Memang tidak ideal. Masjid yang sudah diwaqafkan ke umat Islam pun tetap terserah nadzir bagaimana pengelolaannya, 24 jam atau tidak. Masjid Kubah Emas dan masjid manapun sering ditutup atau dikomersialisasi atau takmirnya judes-judes, maka itu urusan takmir dengan Allah. Umat tinggal cari masjid yang friendly atau bangun sendiri walau berdekatan. Yuk bersama www.masjidinfluencer.or.id menggali insight seputar kemasjidan dan ketakmiran.
Kehilangan sandal di masjid tidak semengerikan sandal kita tidak sering kelihatan di masjid. Lebih elit mobil butut yang sering ke masjid daripada mobil mewah sering ke sarang penyakit. Mabuk, zina, judi, korupsi, dan lain-lain bikin fisik sakit. Allah sengaja bikin perselisihan antar takmir sebuah masjid agar ada takmir yang membangun masjid lain di lokasi berbeda. Walhasil banyak masjid berdiri, daripada banyak berdiri tempat maksiat. Di Indonesia ada 3.970.000 unit toko tapi jumlah masjid-mushalla hanya 800.000 unit. Ada apa dengan muslim Indonesia yang berjumlah 242.000.000 jiwa? Allah tidak memuji siapa yang 24 jam di masjid tapi Allah memuji siapa yang beraktivitas duniawi namun gercep memenuhi panggilan-Nya untuk datang ke rumah-Nya. www.masjidinfluencer.or.id punya banyak gagasan untuk membuat masjid-mushalla lima waktu over load.


Komentar
Posting Komentar